Salsa Anak Yang Hafiz Qur’an 30 Juz Akhirnya Diterima di STAIDA Payakumbuh

  • Bagikan

MataPublikNusantara.com, Limapuluh Kota – Setelah beritanya viral di berbagai media mainstream, Salsa seorang anak yang Hafiz Qur’an asal Nagari Solok Bio-Bio akhirnya diterima kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Quran (STAIDA) Payakumbuh.

Hafizah Salsa diantar langsung oleh ayahnya Edwin untuk mendaftar ke kampus STAIDA Payakumbuh lewat jalur prestasi Hafiz Al Qur’an.

Setelah sampai di kampus STAIDA Payakumbuh Hafizah Salsa disambut oleh Ketua Kampus STAIDA Payakumbuh Dr. Ahmad Deski, S. Si, MA.

“Setelah mendaftar dan mengikuti perkuliahan, Salsa harus komitmen tetap kuliah sampai menjadi Sarjana, jangan sampai putus di jalan”, pesan Ahmad Deski.

Seterusnya Salsa langsung melakukan pendaftaran dan tes hafalan Al-Qur’an oleh pihak Kampus selama lebih kurang 30 menit.  Salsa akan mengikuti perkuliahan pada minggu kedua di bulan September 2024.

Kampus STAID Yang berdiri tahun 2010 lalu, baru dua orang yang direkomendasikan mendapatkan beasiswa full sampai wisuda. Pihak kampus akan selalu berkomitmen memfasilitasi anak-anak Hafizh Quran terutama orangtuanya tidak mampu membiayai kuliah, 

“Insya Allah kami akan bantu para penghafal Al-Qur’an bagi orangtua yang tidak mampu atau tidK sanggup ,pihak Kampus akan mencarikan orangtua angkat atau pihak ketiga sebagai donatur”, ujar Ahmad Deski.

Di balik hiruk pikuk ujian ada kisah inspiratif dari calon mahasiswa bernama Salsa yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur masuk hafiz quran.

“Alhamdulillah aku diberikan nikmat yang luar biasa oleh Allah SWT. Kakak dan adekku, kedua orang tuaku terus-menerus memberikan support, motivasi, nasihat, mengarahkan dan membimbing tidak kenal lelah,” ungkap Salsa.

“Yang sangat penting doa restu orang tua. Alhamdulillah, orang tuaku melakukan itu semua. Aku tau betul bagaimana doa orang tua siang dan malam, terus menerus,” tambahnya lagi.

Kisah inspiratif ini menjadi bukti wasilah penghafal Al-Quran. “Al-Quran punya mukjizat luar biasa. Membacanya saja dapat pahala. Apalagi memahaminya, mengkaji, menghafal dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Aku juga yakin, ini semua karena Allah yang menentukan,” pungkas Win.

Terimakasih kasih semua pihak yang membantu Salsa selama ini , terutama para awak media, Kampus STAIDA dan Bupati 50 Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo. (MPM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *