ASN dan PPPK Golongan III Siap Dididik di Pusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan

  • Bagikan

Mata-PublikNusantara.com, Bogor | Semangat cinta tanah air kembali digaungkan! Kali ini, giliran para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari berbagai kementerian dan lembaga yang mengikuti Diklat Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Pekerjaan yang resmi dibuka hari ini di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara, Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Sebanyak 50 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah ASN dan PPPK golongan III, yang terdiri dari beragam latar belakang jabatan dan unit kerja.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk membentuk mental, karakter, serta meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di lingkungan kerja birokrasi.

Pembukaan Diklat dipimpin oleh Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan Brigadir Jendral TNI Ferry Trisnaputra, S.E., M.A., M.S.P. berlangsung dengan suasana yang formal dan penuh semangat.

Para peserta tampak antusias mengikuti pengarahan awal yang menandai dimulainya serangkaian kegiatan pelatihan selama lima hari ke depan. Mulai dari teori kebangsaan, latihan kedisiplinan, serta kegiatan-kegiatan yang membentuk kerja sama tim.

Tujuan utama pelatihan ini jelas: membentuk ASN dan PPPK yang tidak hanya profesional dalam pekerjaan, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai Bela Negara. Hal ini penting, apalagi di era birokrasi modern yang menuntut aparatur tidak sekadar bekerja, tapi juga menjadi teladan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dalam kegiatan ini, peserta diharuskan memahami materi seputar Bela Negara dan juga mengikuti aktivitas lapangan yang dirancang untuk membentuk daya tahan fisik dan mental, memperkuat etos kerja, serta menanamkan semangat kolektif sebagai pelayan publik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda nasional dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dari para ASN dan PPPK, dengan harapan setiap peserta mampu membawa pulang nilai-nilai Bela Negara ke lingkungan kerja masing-masing, membangun sinergi yang solid dengan sesama ASN dan PPPK di lingkungan Kementerian, dan dapat menjadi bagian dari kekuatan bangsa yang siap menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang mungkin muncul.

Dengan dimulainya Diklat ini, semangat baru pun mulai dibangun.

Bukan hanya soal disiplin dan wawasan kebangsaan, tapi juga bagaimana menjadi ASN dan PPPK yang mampu menjaga marwah pelayanan publik, menjaga kebutuhan dan kemajuan Indonesia, serta sekaligus menjadi pilar ketahanan bangsa dari sisi Pemerintahan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *