Mata-publiknusantara.com, Balung,Koto Kampar Riau,Dari daftar siswa/i yang reel 21 orang murid menjadi 70 murid pada tahun ajaran 2024/2025,sehingga menimbulkan pertanyaan bagi Dinas Pendidikan Riau
Rabu 27 Agustus 2025.
Dari 70 jumlah siswa-siswi, yang reel hanya 21 orang di duga sisa 49 orang diduga fibtib, sedangkan dana bosda untuk 1 orang siswa Rp1.600.000 ,total 70×1600000= Rp112.000.000
Penggelembungan data siswa yaitu 70-21=49×1.600.000= Rp78.400.000 terus kemana dana tersebut ucapnya
Menurut keterangan salah seorang guru yang namanya tidak mau disebutkan kepala dinas pendidikan Riau melalui stafnya ….. mengungkapkan,kalau datanya tidak di perbaiki hingga 31 Agustus akan dipotong 20%,sampai September juga tidak diperbarui akan dipotong 30% dan selanjutnya juga tidak di perbaiki jangan harap dana BOSDA dicairkan untuk tahun depan, tuturnya.
dana tahun ini sudah di cairkan lebih kurang 1/2 dengan total 54.000.000 juta kemana uang nya tanya …… sebagai staf dinas pendidikan Riau bagian kepengurusan dana BOS
Berdasarkan informasi tersebut kami dari tim wartawan mencoba konfirmasi Dengan kepala yayasan SMK Al-Fitrah Desa Balung mengatakan “Saya tidak tau tentang anggaran yang masuk ke sekolah,sebab apapun kegiatan Yang menyangkut tentang anggaran Saya tidak di bawa ikut dalam musyawarah dan sapun tidak ingin tau,ungkapnya.
Tujuan dana BOS adalah untuk meringankan beban masyarakat, membebaskan biaya pendidikan bagi siswa miskin, serta meningkatkan mutu dan aksesibilitas pembelajaran di sekolah.
Bantuan Operasional Sekolah Daerah ( BOSDA) adalah bantuan operasional sekolah yang berasal dari Pemerintah Daerah yang digunakan untuk kegiatan operasional pembelajaran
Di waktu yang berbeda tim wartawan mengkonfirmasi kepada Mantan Kepala Sekolah SMK Al-Fitrah ( S )mengatakan.”














