Rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah

  • Bagikan

Mata-publiknusantara.com, Selasa tanggal 27 Januari 2026 Pukul 08.30 WIB telah berlangsung acara
Rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang di rangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dengan program 3 juta rumah, dimana kepala daerah seluruh Indonesia di minta hadir secara online bersama forkopimda beserta perangkat daerah dan instansi yang terkait, yang bertempat di ruang rapat Bupati 50 Kota, Jalan Raya Negara KM.10, Bukit Limau, Nagari Sarilamak, Kec. Harau, Kab. 50 Kota.

B. Acara rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah dan dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat dihadiri oleh :
1.Bupati Kabupaten 50/Kota diwakilkan Wakil Bupati 50 kota
2. Komandan Kodim 0306/50 Kota diwakilkan oleh Kapten inf Ifnusril
3. Kapolres 50/Kota diwakili oleh Kanit Intelkam Ipda Yoni Aidir. SH.
4. Kadis perikanan Bapak M. Siswanto
5. Dinas Pangan Ibuk Annisa Rahma Putri
6. Disparpora Ibuk Wisi angela
7. Dpupr Bapak Asrulsyah
8. Dispordokop Ukm Bapak M. Chaidir
9. Bpkpd Bapak Fahrul Rozi

Wakil Bupati 50 Kota menyatakan
Rakor bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan efektivitas pelaksanaan program strategis nasional, khususnya Program 3 Juta Rumah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati 50 Kota juga menyampaikan komitmen Pemerintah  Kabupaten 50 Kota untuk terus mendukung kebijakan pengendalian inflasi daerah melalui berbagai langkah konkret, termasuk penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengendalian distribusi bahan pokok, serta pemantauan harga di pasar.

Dandim 0306/50 kota letkol Inf ucok namara S.I.P Melalui wadan ramil 05 harau menyatakan bahwa kodim 50 kota siap bersinergi Pemerintah Kabupaten 50 Kota dan pemerintah provinsi dan pusat serta para pemangku kepentingan untuk mempercepat penyediaan rumah layak huni, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.dan
Melalui Rakor ini diharapkan setiap daerah dapat mengoptimalkan perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung keberhasilan program pembangunan nasional demi kesejahteraan masyarakat.

faktor penyebab Inflasi adalah bahan pokok makanan, minuman, dan tembakau sering menjadi utama inflasi menjelang dan sesudah bulan Ramadhan dikarena permintaan yang meningkat untuk kebutuhan waktu berbuka, sahur dan persiapan hari raya harga komoditas seperti daging sapi, minyak goreng, bawang merah dan gula pasir bisa meningkat, berdampak langsung terhadap inflasi yang dirasakan oleh masyarakat dan rumah tangga dan perlunya peran penting pemerintah pusat dan pemerintah daerah penerapan harga maksimum komoditas tertentu.ujar Dandim 0306 bpk letkol inf ucok namara S.I.P

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *