Incar Begal, Polres Bogor Gelar Operasi KRYD di Cibungbulang

  • Bagikan

Mata-publiknusantara.com, Bogor – Polres Bogor bersama jajaran Polsek Cibungbulang menggelar Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menindak tegas pelaku kejahatan jalanan. Operasi ini dilakukan menyusul maraknya aksi brutal kawanan begal dan geng motor yang meresahkan masyarakat.

Operasi berlangsung pada Selasa dini hari (26/08/2025) dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sejumlah lokasi yang disisir petugas antara lain akses menuju Jalan Galuga, Jalan Poros Cibungbulang–Citoh, Simpang Cemplang, hingga perbatasan Leuwiliang–Ciampea.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan yang terdiri atas Jatanras Polres Bogor, Tim Rambo, Propam Polres Bogor, Polsek Cibungbulang, Koramil, Satpol PP, dan unsur Muspika melakukan patroli serta pemeriksaan intensif. Sinergi lintas sektor ini bertujuan menciptakan rasa aman dan menekan angka kriminalitas jalanan.

Petugas memeriksa barang bawaan pengendara yang dicurigai, khususnya untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, minuman keras, maupun narkoba. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif agar pelaku tidak memiliki kesempatan melakukan aksi kriminal.

Selain pemeriksaan statis, aparat juga menggelar patroli hunting system di titik-titik rawan. Fokus operasi tidak hanya pada pelaku begal, tetapi juga remaja yang terlibat tawuran, balapan liar, hingga geng motor yang kerap membuat onar di jalanan.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cibungbulang, Kompol M. Heri Hermawan, menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan patroli malam. “Kepolisian Polres Bogor Polda Jabar tetap konsisten melaksanakan patroli KRYD malam dengan menempatkan personel siaga di sejumlah titik. Kami juga melakukan hunting selektif untuk menindak tegas para pelaku kejahatan, geng motor, serta remaja yang terlibat tawuran dan balapan liar,” tegas Kompol Heri Hermawan.

Kehadiran petugas secara masif di lapangan diharapkan mampu memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Selain itu, operasi ini menjadi bentuk perlindungan nyata agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas di malam hari.

Operasi gabungan juga menjadi bukti solidnya kerja sama antara Polri, TNI, Satpol PP, dan pemerintah daerah dalam menjaga kamtibmas. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga seluruh unsur masyarakat.

Dikesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., menyampaikan bahwa apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban, segera melaporkannya. Termasuk apabila menemukan tindakan kriminalitas lain maupun adanya perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki payung hukum resmi. Praktik tersebut masuk dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Segera adukan dan laporkan ke Call Center (021) 110. Operator kami siap melayani 24 jam untuk menerima aduan serta laporan masyarakat. Warga juga dapat melaporkan langsung melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587,” ujar IPDA Yulista Mega Stefani.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *